Catatan Harian (28): Perenungan Jelang Pilihan Dekan FTEK

Jika saya diijinkan menilai, maka menurut saya ada semacam kegelisahan pikir seorang Liek Wilardjo terhadap perkembangan Fakultas Elektronika (sebutan Liek untuk Fakultas Tenik Elektronika dan Komputer-FTEK, dulu bernama Fakultas Teknik Jurusan Elektro-FTJE) UKSW, jika diperhadapkan dengan tantangan perkembangan saat ini.

Hal itu saya tangkap dalam tulisannya, “Fakultas Elektronika UKSW dan Tantangan Era Teknologi”, dalam Buku kumpulan tulisannya, Menerawang Di Kala Senggang, UKSW, 2009, halaman 165-169.

Dalam paragraf-paragraf awal, Liek mencoba membandingkan FTEK kini dan 20-25 tahun yang lalu (era tahun ’80-an), saat menikmati kejayaannya. Perbedaan tajam, Liek sampaikan. Dulu, FTEK memasang Institut Teknologi Bandung sebagai bench-mark-nya. Dulu, Schlumberger mengakui. Dulu, Fakultas Elektro milik Atmajaya Yogya, Unika Soegijapranoto Semarang, Sanata Dharma Yogya, dan Dian Nuswantoro Semarang, bukanlah “apa-apa”.

Sekarang? Yang bukan “apa-apa” itu sudah menjadi “kompetitor” yang terlalu kuat untuk dikalahkan, walau mereka jauh lebih belia. FTEK sendiri berdiri sejak tahun 1968.

Namun Liek juga menyatakan tidak adil jika menilai FTEK itu jelek, “masih cukup baik”, tulisnya. Parameternya adalah: (1) Alumni FTEK sanggup memperoleh admisi ke S2 dan S3, baik dalam maupun luar negeri; dan (2) Walaupun dengan susah payah mutu akademik tetap dipertahankan dan ditingkatkan sedapat mungkin.
Liek juga menyayangkan rencana pembukaan S2 yang tidak pernah terealisir. “Rencana itu gagal, sebab tidak mendapat jaminan alokasi anggaran untuk alat-alat laboratorium itu, dan para calon dosen tidak diberi gambaran tentang kompensasi untuk tugas tambahan di program S2 itu”, demikian tulisnya. Gagalnya rencana S2, berefek hengkangnya sejumlah doktor.

Bidang penelitian dan fasilitas laboratorium turut mendapat perhatian Liek yang kebetulan adalah anggota Panel Riset Unggulan Terpadu (PUT), dan ketua panel RUT Internasional.

Refleksi

Tanpa berniat untuk mengkultuskan sosok tertentu, kegelisahan Liek bukanlah sekedar kegelisahan tanpa alasan. Kegelisahan seorang yang telah mencurahkan sebagian besar dari hidupnya di FTEK. Ini patut menjadi perhatian tidak saja segenap civitas FTEK, namun juga para alumni yang telah tersebar di belahan nusantara dan dunia.

Mengembalikan kejayaan FTEK seperti 25 tahun yang lalu dan mungkin lebih, sudah tentu akan semakin membuat afdol puja-puji kebanggan anak-anak elektro yang selalu dilantunkan dengan gegap-gempita saat turun-gunung sehabis makrab,

FTJE…FTJE Tetap Jaya..Teta Jaya…
Lambangnya..Lambangnya…Sendal Jepit….Sendal Jepit…
FTJE…FTJE Tetap Jaya..Teta Jaya…
Sampai Tua..Tua FTJE Jaya…
FTJE Jaya…FTJE Jaya…
Sampai Tua..Tua FTJE Jaya…

Bekerja bersama-sama, saling bahu-membahu, antara dosen-pegawai-mahasiswa-alumni korps sendal jepit adalah kuncinya. Tuhan memberkati FTJE…

Catatan:
1. Liek instrumental in introducing the SKS system (Satuan Kredit Semester) in the revamped FTJE curriculum in 1974, which was eventually adopted by the whole University.
2. Semoga saya tidak digeruduk (demo) oleh mahasiswa FTEK gara-gara tulisan ini. Karena saya menilai, anak-anak FTEK lebih dewasa…(sfm).

Referensi:
Menerawang Di Kala Senggang, UKSW, 2009.
http://ukswsen.brinkster.net/Default.html
Foto: wirademirez.wordpress.com

3 thoughts on “Catatan Harian (28): Perenungan Jelang Pilihan Dekan FTEK

  1. Mas Saam usul aja mas tulisan mas ini diprint dan ditempel di papan demokrasi gedung c.
    Tulisan ini bagus tapi sayang kalo tidak bisa dibaca oleh semua mahasiswa Elektro mas…

    Papan Demokrasi gedung c boleh koq ditempelin berita apa saja yang penting ada nama penulisnya jelas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s