Catatan Harian (29): Akhir dari USB…, lahirnya UKnD

Setelah lewat proses berfikir-fikir dan hasil konsultasi dengan beberapa rekan (alumni-mahasiswa), dengan ini penulis tidak akan menggunakan nama Universitas Suka Berwacana (USB) dalam tulisan-tulisan selanjutnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari semangat, sing waras ngalah (yang waras mengalah), dan belajar dari pepatah yang mengatakan, banyak jalan menuju Roma.

Walaupun telah memasang dengan sangat jelas dan terang-benderang “cerita ini hanya karangan penulis/fiktif. Jika ada nama atau kejadian yang mirip, hanyalah kebetulan saja. Berbagai sumber menjadi inspirasi penulis”, dalam setiap tulisan berkenaan dengan USB, masih ada saja pihak-pihak yang berkeras menganggap bahwa USB itu merupakan plesetan ataupun mirip-mirip nama dari salah satu perguruan tinggi di Salatiga, Jawa Tengah.

Pihak-pihak tersebut tidak hanya melayangkan protes kepada penulis langsung, namun protes juga telah disampaikan lewat saluran organisasi walau tidak dalam bentuk formal, akhir-akhir ini. Mohon maaf, penulis merahasiakan nama pihak-pihak tersebut demi kebaikan.

Ya, penulis (dan mungkin anda) maklum saja… But anyway, the show must go on, selanjutnya penulis akan menggunakan nama Universitas Kelakuan nDeso (UKnD). nDeso disini sama artinya dengan kata Katro. Cerita-cerita imajiner tentang UKnD, tidak kalah menegangkan, menyesakkan, menyedihkan, atupun men…, seperti cerita-cerita imajiner tentang USB. (sfm).

3 thoughts on “Catatan Harian (29): Akhir dari USB…, lahirnya UKnD

  1. Pingback: CH (117): Tragedi Spanduk | saam fredy marpaung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s