Catatan Harian (40): Selamat Jalan Bu Noto…

Ibu Noto

Ibadah Pelepasan Jenasah Ibu Sujariah (Ibu Notohamidjojo), dilangsungkan di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Jl. Diponegoro No. 55 (GKJ 55), Salatiga. Ibadah diawali dengan kata sambutan dari pihak keluarga, pihak Satya Wacana yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana Pdt. Em. Judowibowo Poerwowidagdo, dan dari GKJ Pdt. Yosi Nugraha.

Selanjutnya Ibadah dipimpin oleh Pdt. Wiji Astuti, salah satu pendeta GKJ 55, sedangkan Pdt. John A. Titaley menyampaikan kotbah. Dasar kotbah diambil dari 2 Timotius 4:7, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman”.

Sejumlah pegawai baik akademik maupun nonakademik, para pensiunan, keluarga dan relasi, menghadiri ibadah tersebut. Tampak hadir mantan Dekan Fakultas Hukum (FH) dan Pembantu Rektor I Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Suwandi, S.H., hampir seluruh staf akademik-nonakademik FH, pimpinan UKSW, serta sejumlah guru besar.

Setelah ibadah, jenasah dikirab keliling kampus dengan menggunakan mobil jenasah, untuk kemudian menuju tempat pemakaman. (sfm).

2 thoughts on “Catatan Harian (40): Selamat Jalan Bu Noto…

  1. thank’s saam. hebat juga abad IT ini, enam belas th yll, kukenal internet msh dlm format word, kini luar biasa. Kita yg berbeda generasi di Satya wacana bisa berkenalan dan akrab hanya gara2 IT, walau tak pernah berjumpa muka. senang sekali bs mengikuti perkembangan uksw melalui pertemanan ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s