Catatan Harian (51): Sejak Kapan Bangsa Indonesia Itu Ada?

cover buku

(demikian judul buku kumpulan tulisan Usadi Wiryatnaya. 148 halaman jumlah isinya. dengan penerbit keluarga besar Usadi. di bulan oktober 2010)

buku itu lebih mendekatkan aku ke sosok Usadi Wiryatnaya.
seorang filsuf,
penulis,
nasionalis,
pendidik,
sastrawan,
dan sudah tentu, seorang seniman…

multi talenta, aku sebut.
intelektual visioner, tegas Widhinarko.

jauh dari kesan pertama aku melihatnya,
ya, tujuh tahun lalu,
dalam diskusi-diskusi kemisan pascasarjana,
seorang laki-laki tua,
dengan kacamata lama, dan rambut memutih di kepala.

namun ada satu yang tetap sama,
bahasa,
ucapan dan tulisannya,
simetris, tegas-berwibawa.

walau Usadi telah tiada,
buku ini cukuplah untuk mengobati dahaga,
akan sosok tua,
bermantera Satya Wacana…

Usadi Wiryatnaya:
“Hidup untuk berkarya, dan mati untuk sebuah kenangan”

(sfm.26.01.11.puisi untuk sosok tua bijaksana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s