Catatan Harian (56): Dimanakah Pak Kris?

Sudah hampir satu bulan ini (Januari 2011), aku tidak melihat wajah Prof. Dr. Kris Herawan Timotius dalam Ibadah Senin di Balairung Universitas. “Sakit, sibuk, atau kemanakah beliau?”, ucapku dalam hati saat kembali tidak melihatnya pagi ini (7/2).

Pak Kris rajin untuk selalu hadir dalam Ibadah Senin, tidak saja sewaktu menjabat rektor, namun juga saat turun. Semenjak tidak lagi menjabat sebagai Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Pak Kris sering mengambil posisi duduk di deretan belakang, atau beberapa deret dari belakang. Ini aku tau karena aku punya kebiasaan yang mirip-mirip, yaitu duduk di deret belakang.

Aku cukup terkejut ketika meng-goggling nama beliau. Salah satu hasil mesin pencari itu mengarahkan aku untuk membuka situs resmi Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta. Dalam satu menu di situs itu, Pak Kris masuk dalam jajaran pimpinan universitas, sebagai Wakil Rektor I. Ah, terjawab sudah pertanyaanku. Pak Kris tidak sakit, tapi Pak Kris sudah pindah ke Ukrida, pantas tidak aku lihat lagi dalam Ibadah Senin belakangan ini.

Hmmm…aku tidak mau berspekulasi tentang ikhwal kepindahan Pak Kris dari UKSW ke Ukrida. Secara pribadi, aku sangat kehilangan sosok yang sangat low profile. Well, karena belum sempat bertemu, melalui blog ini secara tulus aku ucapkan selamat bekerja di tempat yang baru kepada Pak Kris. (sfm).

6 thoughts on “Catatan Harian (56): Dimanakah Pak Kris?

  1. mantan rektor UKSW itu, saya sangat mengidolakan beliau dan bahkan berharap beliau mengajar di kelas saya. tapi sayangnya beliau sudah meninggalkan UKSW😦 selamat bertugas pak Kris Hermawan Timotius

  2. Pak Kris itu dosen saya di FSM Kimia dulu, beliau juga Wali study saya..Beliau sangat lembut dan berkarisma..slh 1 orang pintar yg sangat rendah hati. Selamat Dan Sukses pak..Tuhan berkati..

  3. pak kris salah satu rektor yang menjadi mentor saya, ketika banyak masalah selama memimpin di BPMU sering sekali bercerita panjang lebar dengan beliau. bagi saya sangat bodoh UKSW kehilangan sosok seperti itu. sangat disayangkan, betapa pengecutnya pimpinan UKSW tidak mempertahankan Beliau, tapi mau bicara apalagi, yang penting beliau nyaman, saya juga senang.

  4. Saya anak ukrida , memang prof kris orangnya rendah hati dan baik …..sebelum memulai kelas, beliau selalu membagikan atau menceritakan renungan hari trlbih dahulu , bdoa , dan memulai plajaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s