Catatan Harian (68): A Tribute To Sutarno…

Seucap dari sahabat:

Soni Sigilipoe:

“Pak tarno menghadiri pernikahan saya di rumah, Jl. Osa Maliki 50“.

Umbu Rauta:

“Pak Tarno sebagai sosok guru dan pimpinan yang rendah hati, jauh dari menggurui, memaksakan kehendak, apalgi balas dendam kepada pihak yg berbeda pendapat dengannya. Beliau menghargai orang lain meski secara usia relatif jauh lebih tua. Beliau telah membuktikan bukan sebagai penguasa yang memanfaatkan jabatannya sebagai rektor untuk kepentingan keluarga atau kelompoknya. Beliau adalah pemimpin bagi semua pihak/orang di UKSW. Selamat bertambah usia, sehat selalu dan Tuhan berkati.”

Elizabeth Sri Lestari:

“Pak Tarno semakin lengkap dengan didampingi oleh perempuan ayu yang sangat santun dan ramah. Selalu hadir dengan senyum dan kehangatan.”

Marie Perry:

“Even though I had never been in his class, I remember him very well as a young lecturer. I remember him also as a calm and well dressed lecturer”.

Saam Fredy Marpaung:

“Selamat Ulang Tahun Pak…Terima kasih untuk pegabdian dan pengorbanan bapak bagi Satya Wacana”. (sfm).

One thought on “Catatan Harian (68): A Tribute To Sutarno…

  1. selamat ulang tahun pak tarno . .
    *kami sangat merindukan kepemimpinan seperti beliau . .
    sebenarnya keraguan “apakah seorang pendeta mampu memimpin uksw?” . .
    sudah terjawab dengan mantab pada masa kerektoran pak tarno😉
    . . . kalau tinggal meniru aja nggak bisa yaaa . . . kebuangeteeeeeen😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s