CH (133): Janji Rektor UKSW

Ketua Umum Pembina YPTKSW Prof. Atmono melantik Prof. Pdt. John A. titaley sebagai Rektor UKSW Periode 2009-2013 (Foto: James A Filemon)

Dihadapan tidak hanya segenap civitas akademika Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan para tamu undangan, namun juga dihadapan Tuhan, Rektor terpilih UKSW untuk periode 2009-2013 Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D., mengucapkan janji pada saat pelantikan pada tanggal 30 November 2009, sebagai berikut.

Pertama, memimpin UKSW bagi kemuliaan nama Tuhan untuk melayani gereja, negara dan bangsa.

Kedua, memegang teguh visi dan misi UKSW sebagaimana tercantum dalam Statuta UKSW, dalam segala pemikiran, tindakan, dan pekerjaan.

Ketiga, melaksanakan tugas kerektoran dengan segenap tenaga dan pikiran di hadapan Tuhan dan manusia.

Sedangkan Visi dan Misi UKSW, seperti tercantum dalam Statuta UKSW Tahun 2000 adalah sebagai berikut.

Visi:

1. Menjadi Universitas Scientiarium, untuk pembentukan persekutuan pengetahuan tingkat tinggi, yang terikat kepada pengajaran kebenaran (alethea) berdasarkan pada realisme Alkitabiah.
2. Menjadi Universitas Magistrorum et Scholarium untuk pembentukan minoritas yang berdaya cipta (Creative minority) bagi pembangunan dan pembaruan masyarakat dan Negara Indonesia.
3. Menjadi Pembina kepemimpinan untuk berbagai jabatan dalam masyarakat (termasuk gereja) yang sedang membangun.
4. Menjadi radar dalam situasi perubahan kebudayaan, politik, moral dan rohaniah, yang mensinyalir, mencatat dan mengikuti perubahan-perubahan itu guna menjadikannya objek atau sasaran pembahasan dan penelitian.
5. Menjadi pelayan dan lembaga pendidikan pelayanan (diakonia), sepanjang masa mencakup kritik yang konstruktif serta informatif kepada gereja dan masyarakat terhadap keadaan masyarakat di mana masih terdapat kemiskinan, ketidakadilan, ketidakbenaran dan ketidakdamaian.

Misi:

1) Melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu: (a) Pendidikan dan pengajaran tinggi; (b) Penelitian; (c) Pengabdian kepada masyrakat.
2) Melaksanakan Perguruan Tinggi Kristen Indonesia, yang berarti bahwa hidup dan kegiatan-kegiatannya pada satu pihak mempunyai motivasi dan merupakan bentuk perwujudan Iman Kristen yang Oikumenis dan pada pihak lain menjawab secara tepat dan bertanggung jawab situasi sosiokultural dan kebutuhan bangsa serta negara Republik Indonesia.
3) Mendorong dan mengembangkan sikap serta pemikiran yang kritis-prinsipial dan kreatif-realistis,berdasarkan kepekaan hati nurani yang luhur dan dibimbing oleh Firman Allah.
4) Mewujudkan pusat pemikiran dan pengalaman untuk pembinaan kehidupan yang adil, bebas, tertib, serta sejahtera.
5) Mencari dan mengusahakan terdapatnya hubungan yang bermakna antara Iman kristen dengan berbagai bidang ilmu dan kegiatan atau pelayanan.
6) Mengusahakan terbentuknya dan membina angkatan-angkatan pemimpin masyarakat yang selain diperlengkapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan kepakaran di bidang tertentu, juga memiliki kesadaran pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

Sejumlah posting komen mengucapkan harapan positif, karena janji tersebut adalah janji yang mulia. (sfm).

Baca juga:

CH (110): Pengurus dan Pengawas YPTKSW Periode 2010-2015
CH (122): Prof. Atmono
CH (125): Sökhi’atulö Laoli

Catatan: tulisan ini pernah dipublikasikan di facebook penulis, 30 Juni 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s