CH (142): Ketika Yesus “Mencari Selamat”

Ragam cerita dalam Perjanjian Baru, terutama Matius, Markus, Lukas, Yohanes, sangat kaya akan cerita tentang Yesus Kristus. Cerita-cerita tersebut menjadi inspirasi pengikut-Nya untuk mengamalkan “kemuliaan Tuhan”, lalu bagaimana jadinya jika Kitab tersebut bercerita tentang Yesus yang sukanya “mencari selamat”?

Yesus dengan Perempuan Zinah

…tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun. Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka. Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?”

…Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka, Ya sudah, jika Musa berkata begitu. Lempari saja perempuan itu”, demikian ucap Yesus sembari berlalu meninggalkan mereka, karena takut di massa.

Yesus Dicobai

…Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya (1), “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”; (2) “Jika Engkau Anak Allah, c jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu; (3) “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”

…Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Baiklah. Terima kasih, kamu baik sekali…Bapaku saja tidak pernah menawari aku hal-hal itu”, demikian ucap Yesus kepada Iblis yang mencobainya. Yesus sangat kegirangan karena akan mendapat banyak materi.

Yesus dan Pajak

…Ahli-ahli Taurat dan imam-imam kepala mengamat-amati Yesus. Mereka menyuruh kepada-Nya mata-mata yang berlaku seolah-olah orang jujur, supaya mereka dapat menjerat-Nya dengan suatu pertanyaan dan menyerahkan-Nya kepada wewenang dan kuasa wali negeri. Orang-orang itu mengajukan pertanyaan ini kepada-Nya: “Guru, kami tahu, bahwa segala perkataan dan pengajaran-Mu benar dan Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah. Apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”

“Iya dong. Nanti kalau kamu tidak bayar pajak, kamu pasti ditangkap. Nah, daripada dimasukan penjara, mending kamu bayar deh…ok”, demikian ucap Yesus, sambil tersenyum.

Dan masih banyak cerita lain, dan Yesus “mencari selamet”, karena Dia takut dengan ancaman kerumunan massa, takut kelaparan, dan tentunya takut akan murka penguasa negeri.

Akan Tetapi

Jika Yesus mencari selamat, seperti carita-carita di atas, maka aku yakin Dia tidak akan sebesar sekarang. Lebih lagi, jika Yesus adalah pribadi yang suka cari selamat, karena takut tidak bisa makan ataupun menerima ketidakadilan, maka aku pikir DIa sama saja brengseknya dengan para pejabat/pegawai korup, ataupun anggota dewan yang lebih takut kepada partai ketimbang menyalurkan aspirasi konstituennya.

Syukurlah, Yesus bukanlah pribadi yang sukanya “cari selamat”. Dia adalah tokoh idealis dan kokoh dalam memengang ajaran Bapa-Nya. Ajaran Bapa tentang kebenaran-keadilan, memanusiakan-manusia, dan tentunya cinta kasih. Cinta yang diajarkan adalah cinta Bapa kepada ciptaan-Nya. Cinta yang memandang Manusia dengan sepenuh hati, namun tidak “buta”. Karena tetap, yang salah dan tidak mau bertobat tidak akan bersama-Nya nanti di kerajaan surga. (sfm).

Baca juga:
Catatan Harian(45): Apakah Itu Anda?
CH (81): Kristen (yang) Protes(t)-an
CH (93): Christianity For Sale

2 thoughts on “CH (142): Ketika Yesus “Mencari Selamat”

  1. tapi.. ISA (ISA ALMASIH) yang dikisahkan di Quran, adalah ISA yang (di)selamat(kan) dari penyaliban, karena konon, diselamatkan oleh Allah, dengan menggantinya dengan orang yang DISERUPAKAN dengan dia.
    Jadi.. apakah YESUS (dalam tulisan diatas) = ISA ALMASIH?

  2. …Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka, “Ya sudah, jika Musa berkata begitu. Lempari saja perempuan itu”, demikian ucap Yesus sembari berlalu meninggalkan mereka, karena takut di massa.

    JAWABAN:
    Mana ada ayat2 di Injil mengenai perkataan Yesus seperti itu?
    Aneh sekali kamu dan kaum muslim teman2mu itu dengan segala upaya TAQIYAH (berbohong halal dimata tuhan).

    Yesus berkata begini kepada orang-orang yahudi yang MUNAFIK…. “BARANG SIAPA YANG TIDAK MEMPUNYAI DOSA SECUIL PUN…BERHAK MENGHUKUM..MELEMPARI WANITA INI SAMPAI MATI”… yang berhak menghukum adalah tuhan… toh sudah ada peraturan pemerintah yang mengatur khan.

    ======================================================================================

    …tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu; (3) “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”

    …Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Baiklah. Terima kasih, kamu baik sekali…Bapaku saja tidak pernah menawari aku hal-hal itu”, demikian ucap Yesus kepada Iblis yang mencobainya. Yesus sangat kegirangan karena akan mendapat banyak materi.

    JAWABAN:
    Coba sebutkan ayat2 itu di Injil?
    Yesus menolak semua cobaan dari setan.

    Ingat. .. apa yang berasal dari DAGING akan mengikuti sifat2 kedagingan (duniawi)..tetapi apa yang berasal dari ROH KUDUS (ROHULLULAH )..maka akan mengikuti sifat2 yang suci (TIDAK DUNIAWI = YESUS).

    MANA YANG KAMU PILIH.. AJARAN BEJAD ATAU AJARAN YANG SUCI DARI ISA ALMASIH SANG MESIAS DAN HAKIM ADIL?

    ====================================================================================

    ………..melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah. Apakah kami diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?”

    “Iya dong. Nanti kalau kamu tidak bayar pajak, kamu pasti ditangkap. Nah, daripada dimasukan penjara, mending kamu bayar deh…ok”, demikian ucap Yesus, sambil tersenyum.

    JAWABAN:
    Coba sebutkan ayat2 itu di Injil yang menyebutkan Yesus berkata demikian?
    Yesus secara tegas menerangkan kepada manusia bahwa AGAMA…AJARAN ILAHI TIDAK BOLEH DICAMPURADUKAN DENGAN SISTEM PEMERINTAHAAN.

    Yesus sendiri pernah mengatakan berikan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah, dan berikan kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar.

    Dari pajak yang kamu bayar itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur, bukan? Apakah Yesus mengajarkan untuk tidak membayar pajak? Saya tanya .. apakah ANDA SUDAH MEMBAYAR PAJAK? KALAU SUDAH..MOHON DI SCAN DAN TEMPELKAN DALAM BLOG ANDA… KALAU BELUM YAA..ANDA SAMA SEPERTI KAUM YAHUDI YANG MUNAFIK ITU.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s