CH (146): Koreksi untuk Metro TV (Refleksi PSBI Bag. 1)

Berkesempatan menonton liputan tentang Pentas Seni Budaya Indonesia (PSBI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), lewat program Discover Indonesia Metro TV, Senin Sore (23/05), ada satu kesalahan yang dilakukan Metro TV.

Saat liputan sampai pada wawancara dengan Ketua Panitia PSBI, saya tercengang karena yang tampil seseorang bernama Daniel, bukan Hendayana Sinabariba. Dalam daftar kepanitiaan PSBI, dapat dilihat di situs resminya psbi-uksw.blogspot.com, satu-satunya orang bernama Daniel ada di seksi keamanan, nama lengkapnya Daniel Sinaga. Saya tidak mengenal laki-laki bernama Daniel, baik Daniel yang diwawancarai oleh reporter Metro maupun Daniel Sinaga. Namun yang pasti Ketua Panitia PSBI adalah seorang perempuan.

Sebagai orang yang sangat menikmati tayangan-tayangan Metro TV, Saya menyayangkan hal ini. Saya tidak mau berspekulasi kenapa sampai sekelas reporter Metro TV dapat melakukan kesalahan seperti itu. Well, semoga kesalahan ini tidak terulang lagi.

Secara keseluruhan, tayangan PSBI di Discover Indonesia, walaupun hanya beberapa menit saja, sangat positif bagi keragaman tayangan budaya di Metro TV.

Hendayana

Kelancaran acara PSBI tahunan ini, tidak lepas dari kerja keras panitia, dan sudah tentu dibawah komando Sang Ketua, Hendayana boru Sinabariba. Hendayana, perempuan berdarah Batak (berboru Sinabariba), berasal dari Cepu, Jawa Timur, lahir pada tanggal 7 Februari 1989. Dia tercatat berkuliah di Fakultas Teknologi Informasi UKSW angkatan tahun 2007. (sfm).

Baca juga:

CH (139): Atraksi Nias di Satya Wacana

Catatan: berbagai sumber digunakan untuk penulisan ini.

7 thoughts on “CH (146): Koreksi untuk Metro TV (Refleksi PSBI Bag. 1)

  1. Menurut saya apa yang di tampikan oleh MetroTV sangat positif, dan kesalahan dalm menampilkan nama “Daniel” sebagai ketua bukan sepenuhnya kesalahan MetroTV melainkan yang memberikan informasi kepada MetroTV

  2. kesalahan kecil ya ga usah dibesar2kan…toh itu juga tidak mengurangi isi berita itu sendiri…
    jangan katakan kesalahan METROTV, itu hanya kesalahan teknis reporternya…
    reporter juga manusia…🙂

  3. lha trus “Daniel” yang diwawancarai itu siapa?
    dia diwawancarai sebagai apa? sebagai ketua panitia atau sebagai panitia atau penonton (bukan panitia)?
    mestinya sebelum wawancara khan dipersiapkan dulu.

  4. ayo saam, klo kita sampai nggak kenal daniel itu . . bukankah kita yang kebangetan hahahaha
    merekam acara tv adalah hal yang mudah, sejak jaman analog, pake betamax, hingga sekarang jaman digital pake hardware, software tuner, recorder . . . tapi saya sangat yakin, sangat jarang yang akan melakukan itu . . he3
    seperti juga saya sangat yakin, kesalahan yang tidak pernah dijelaskan apa dan siapanya begini, akan terus terulang
    hal lain adalah bentuk kerja sama, apakah metro tv datang atas kehendak sendiri? kayaknya nggak mungkin banget saam hahahaha . . . kekuatan pasar silahkan berbicara . . dan orang dari jawa tengah akan bilang “mbayar ra sepira we njaluk apik” . . . . klo dari jawa timur kan “sak karepmu leeeeee . . ”😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s