CH (147): Ethic, New Study Finds…

Pagi ini, (24/05), di acara Metro Pagi, dua narasumber hadir di sesi bincang-bincang, yaitu Mahfud, M.D., dan Ikrar Nusa Bhakti. Tema yang diperbicangkan tidak lain dan tidak bukan seputar “Uang Nazaruddin”. Ada satu hal yang menarik yang disampaikan oleh Mahfud.

Mahfud mengatakan kira-kira bahwa apa yang telah dilakukannya, menginformasikan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tentang “kelakuan” salah satu kader partainya, telah  berdasarkan pemikiran etika yang benar. Hmmm…menarik, seorang “bos” sebuah lembaga tinggi negara masih tertarik bicara tentang etika dalam langkah kerjanya. Berbicara tentang etika dan kerja, saya jadi teringat satu artikel yang saya baca kemarin, (23/05), di time.com berjudul, “Would You Sacrifice Pay To Work  forAn Ethical Company?”.

Artikel tersebut menyebutkan bahwa “nearly 9 out of 10 students would take a pay cut if it meant they could work for a fair and ethical firm”. Studi yang dilakukan oleh dua universitas Amerika, Universitas Stanford dan Universitas California, Santa Barbara (UCSB), melibatkan 759 lulusan Master of Business Administration di Amerika Serikat dan Eropa. (sfm).

Baca juga:

Catatan Harian (45): Apakah itu Anda?
CH (93): Christianity for Sale
CH (105): Marwata, Ph.D.
CH (138): Dosen “Ala Kadarnya” USB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s