CH (187): Deklarasi Anti Plagiat dan Anti Menyontek

Surat edaran Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI, tanggal 22 Agustus 2011, meminta agar seluruh perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah mengimplementasikan Deklarasi Anti Menyontek dan Anti Plagiat di institusinya.


DEKLARASI PEMIMPIN PERGURUAN TINGGI NEGERI/PEMERINTAH DAN KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA SELURUH INDONESIA

“ANTI MENYONTEK DAN ANTI PLAGIAT”

Kami, Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri/Pemerintah dan Koordinator Kopertis seluruh Indonesia menyatakan:

  1. Pancasila sebagai ideologi negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia merupakan ide, nilai, moral dan norma yang mendasari pola fikir, sikap dan perilaku sehingga mewujud dalam karakter bangsa Indonesia.
  2. Karakter bangsa ditopang oleh seperangkat nilai yang bersumber dari olah hati, olah pikir, olah raga/kinestetik, olah rasa dan karsa dalam bentuk nilai-nilai utama karakter, jujur, cerdas, tangguh dan peduli.
  3. Budaya akademik perguruan tinggi sebagai totalitas nilai dan perilaku dalam kehidupan akademik harus dimaknai, dihayati dan diamalkan oleh sivitas akademika yang bertumpu pada nilai-nilai utama karakter: jujur, cerdas, tangguh dan peduli.
  4. Dalam mewujudkan budaya akademik, sivitas akademika mempunyai tugas utama : mentransformasikan, mengembangkan, menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan.
  5. Perilaku menyontek dan plagiat merupakan bentuk tindakan tidak bermantabat yang harus dicegah dan ditanggulangi.

Oleh karena itu, kami bertekad untuk meniadakan bentuk-bentuk tindakan menyontek dan plagiat dilingkungan perguruan tinggi demi martabat sivitas akademika.

Itu berarti, baik PTN/PTS di wilayah Jawa Tengah wajib menjalankan isi deklarasi tersebut. Walaupun sebenarnya, tanpa deklarasi-deklarasian, budaya plagiat dan menyontek tidaklah boleh ada dilingkungan pendidikan.

PTN termasuk Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Negeri Semarang, ataupun Sekolah Tinggi Seni Solo. PTS termasuk, diantaranya Universitas Dian Nuswantoro, Unika Sogijapranata, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Surakarta, STIE “AMA” Salatiga, Akademi Kebidanan Mardirahayu Kudus, STIMIK Bina Patria Magelang, Politeknik Manufaktur Caper Klaten, Politiknik Unggulan Sragen, dan lainnya.

Sebenarnya diklarasi telah dilakukan pada tanggal 4 Mei 2011 di Jakarta. Selain Deklarasi tersebut, secara bersamaan juga dideklarasikan, “MENGAWAL PERWUJUDAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN”. (sfm).

2 thoughts on “CH (187): Deklarasi Anti Plagiat dan Anti Menyontek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s