CH (233): Walikota Salatiga Bolos Rapat

Ketidakhadiran Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Bibit Waluyo dalam Upacara Dies Natalis ke-55 Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), pada 30 November 2011 yang lalu, di Balairung Universitas (BU), dikarenakan gubernur sedang berada di Pekalongan dalam rangka membuka Rapat Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten / Kota Tahun 2011 Serta Singkronisasi Tahun Anggaran 2012. Demikian informasi yang disampaikan oleh Suroso, dari Bidang Pembangunan Bakorwil I Jawa Tengah, yang menjadi utusan gubernur.

Spontan, mendengar informasi itu, para hadiran tertawa karena hadir diantara para hadirin, Walikota Salatiga Yulianto, S.E., M.M. Bisa dimaklumi apa yang spontan dilakukan oleh para hadirin tersebut, mungkin mereka berfikir bahwa walikota mbolos rapat dengan gubernur, dan lebih memilih hadir di upacara dies.

Situs resmi Pemkot Pekalongan menyatakan bahwa Bibit Waluyo sempat mengkritisi ketidakhadiran sejumlah walikota/bupati di wilayah kerjanya dalam acara resmi pemerintah daerah tersebut.

Lalu dimana Wakil Gubernur Jateng? Dra. Hj. Rustriningsih, M.Si, sendiri pada hari yang sama menjadi pembicara kunci pada acara sosialisasi perbankan syariah, di pendapa rumah dinas Bupati Semarang.

Maka praktis, pada upacara Lustrum XI UKSW kemarin, pejabat pemerintahan yang tertinggi dan hadir adalah Walikota Salatiga, itupun karena beliau bolos rapat🙂. (sfm).

2 thoughts on “CH (233): Walikota Salatiga Bolos Rapat

  1. Buah Si Malakama bagi Bapak Yulianto. Bolos rapat bersama Gubernur JATENG di Pekalongan, salah! Bolos hadir Dies Natalis juga SALAH? Demi UKSW, saya jempolin beliau karena telah hadir pada acara Dies UKSW.

  2. Setuju… memang betul – betul sebuah dilema. Apalagi istri dari sang Walikota sedang tersandera dengan kasus korupsi proyek JLS. Sudah semestinya beliau sekeluarga merasa “berhutang budi” kepada UKSW lewat Yafet Rissy (PR III) dan C. Maya Indah, yang telah bersedia bertindak sebagai pengacara, demi membela sang istri (Ibu Titik) yang segera akan disidangkan di pengadilan TIPIKOR – Semarang. Baca : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/10/28/164326/Polda-Diminta-Tinjau-Status-Tersangka-Titik-. Jadi bisa dipahami mengapa suami dan istri bisa hadir lengkap dalam Upacara Dies ke-55 UKSW tersebut, dan rela bolos dalam rapat kerja dengan Pak Gub Jateng. Apalagi Pak Gubernur adalah orang yang telah mengeluarkan surat ijin pemeriksaan bagi Ibu Titik, yang hingga kini masih merupakan anggota aktif DPRD Kota Salatiga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s