CH (247): Basuki Djati Utomo Undur dari UKSW

Satu lagi staf pengajar mengundurkan diri dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Setelah beberapa waktu lalu ada Ina Listyani Riyanto, S.Pd., M.A., Pinkan Margaretha Indira Putri Surya Koragg, S.Psi, dan Prof. Dr. Kris Herawan Timotius, kali ini Basuki Djati Utomo, S.Si., S.Th., Ph.D., pengajar tetap dilingkungan Fakultas Teologi (FTh).

Laki-laki kelahiran Semarang, lima puluh satu tahun yang lalu itu, telah bergabung bersama UKSW sejak tahun 1985. Kali pertama mengajar di Program Fisika Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. BDU saat itu telah memegang gelar kesarjanaan dari Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan predikat kelulusan Cum Laude. Sambil mengajar Fisika, BDU berkuliah di FTh UKSW. Satu tahun setelah lulus dari FTh, BDU mendapat kesempatan mengajar di FTh.

Selama mengajar di Teologi, BDU mengampu mata kuliah, diantaranya, Dogmatika, Pastoral, Pengantar Filsafat, Filsafat Teologi, Teologi Biblika, Metode PenelitianTeologi, Pengantar Sosiologi, Etika Kristen, dan Eklesiologi. Dalam catatan Direktorat Pendidikan Tinggi, BDU pernah juga mengajar di Universitas HKBP Nommensen di Medan, Sumatera Utara.

Pemegang gelar Doctor of Philosophy dari Universitas Griffith, di Brisbane, Australia, Tahun 2001 ini, pernah mengisi jabatan sebagai Pembantu Dekan I FTh.

Buku BDU, berjudul, “The triune God, theology & theological education: the trinitarian being of God and its implications for theology”, diterbitkan Universitas Griffith, Australia, tahun 2000.

Pantur Silaban

Penerima Achmad Bakrie Award 2009, bidang Sains dan sekaligus pengajar di ITB Prof. Pantur Silaban, Ph.D., memilih salah satunya BDU untuk dibimbingnya dalam topik Relativitas Umum, kenapa? Berikut kesaksian Silaban, seperti ditulis Vivanews.

Karena tingginya tingkat kesulitan mempelajari Relativitas Umum ini bisa terlihat dari kenyataan bahwa Pantur Silaban sangat selektif dalam memberikan topik ini kepada mahasiswanya di Departemen Fisika ITB yang memilih bidang keahlian fisika teori sebagai tugas akhir mereka. Hanya kepada mahasiswa dengan indeks prestasi yang sangat tinggi, topik Relativitas Umum ini diberikan. Yang berhasil memasuki bidang ini di antara mahasiswa bimbingannya adalah Basuki Djati Utomo yang pada tahun 1984 lulus dengan predikat cum laude dan skripsinya terpilih sebagai yang terbaik di ITB pada masa itu.

Sebagai catatan, judul tugas akhir I, II, dan III, (dengan total 15 sks) BDU di ITB adalah Medan Radiasi Gravitasi. (sfm).

5 thoughts on “CH (247): Basuki Djati Utomo Undur dari UKSW

  1. Sebagai alumni, kami sedih mendengar kondisi yang terjadi di fakultas Teologi UKSW, beberapa tahun terakhir ini. Pasca ontran – ontran UKSW pada tahun 1993 – 1995, ada banyak sekali dosen bermutu (termasuk Pendeta utusan dari Sinode GKJ, GKI dan GIA) yang memilih hengkang dari fakultas. Maka ditariklah tenaga – tenaga pengajar ”dadak’an” untuk mengajar di fakultas. Mereka itu berasal dari mahasiswa S2 Sosiologi Agama, pegawai non akademik di UKSW, dan para Pendeta yang ada di Salatiga. Namun sayangnya mereka pun tidak mampu bertahan lama dan nyaman sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Teologi UKSW. Sebut saja, misalnya : Pdt. Ester Gah dan Pdt. Yossy Wospakrik, entah mengapa kedua teolog feminis ini memilih hengkang dari fakultas. Tinggal 2 orang dosen pasca ontran – ontran yang masih bertahan. Mereka adalah Pdt. Yusak Budi Setiawan dan Bpk. David Samiyono.

    Sedangkan Pak Basuki Djati Utomo telah menjadi dosen sebelum tahun 1993 – 1995. Dia termasuk salah seorang dosen yang tidak memilih hengkang dari fakultas, pasca ontran – ontran di UKSW. Padahal situasi pada saat itu sangat genting dan kacau tak karuan! Jadi aneh sekali, kenapa justru, Pak Basuki memilih keluar dari fakultas Teologi, pada akhir tahun 2011. Bukankah dia mampu bertahan selama masa ontran – ontran tersebut, tetapi mengapa sekarang dia tidak lagi mampu bertahan? Apakah situasi di fakultas sekarang jauh lebih ”kacau” dibanding pada masa ontran – ontran dahulu? Hanya Tuhan saja yang tahu, apa yang sesungguhnya terjadi di fakultas, kemarin, hari ini dan besok.

    Sebagai alumni S1 Teologi, kami bangga apabila ada alumni S1 fakultas teologi UKSW yang kembali ke UKSW dan mampu menjadi dosen di fakultas Teologi. Namun, sedih rasanya ketika mendengar bahwa pada tahun 2012 ini, tinggal 3 orang dosen aktif di fakultas, yang merupakan alumni S1 fakultas teologi UKSW, sebagai ”anak kandung” fakultas. Mereka adalah Pdt. John, Pdt. Dien dan Pdt. Daniel. Sisanya bukan merupakan ”anak kandung” fakultas, termasuk mereka yang kini sedang menjabat sebagai Dekan, Kaprogdi S1 dan Kaprogdi S2-S3, Korbikem, dll. Maaf kalau, kami harus katakan bahwa alumni S2/S3, yang S1-nya tidak dari UKSW, bukan merupakan ”anak kandung” fakultas. Pak Basuki adalah salah satu alumni S1 yang lulus dengan IPK 4, dan diminta kembali mengajar di fakultas. Sayang sekali, beliau akhirnya ”terdepak keluar” oleh situasi yang ada. Apakah ada dosen yang ”kekal” di fakultas Teologi UKSW? Nampaknya hanya 3 orang di atas saja yang mampu bertahan sejak tahun 70-an di fakultas Teologi UKSW hingga kini. Apakah yang lain, akan mampu bertahan dengan masa pengabdian di atas 25 tahun? Tidak ada yang tahu…

    Jadi, kalau 2000 tahun yang lalu, Natanael bertanya kepada Filipus, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yohanes 1:46), maka pertanyaan kami sebagai alumni pada tahun 2012 ini adalah “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Fakultas Teologi UKSW?” Biarlah waktu yang akan menjawab. Entah, siapa lagi dosen (dan/atau mahasiswa) yang akan ”terdepak keluar” dari fakultas ’ilmu ketuhanan’ ini pada tahun – tahun yang akan datang…. Who knows? Only GOD knows!

  2. Mas Basuki adalah dosen idola saya, waktu saya kuliah di FTh UKSW tahun 1986-1992 dulu. Beliau adalah bibit unggul untuk bidang teologi sistematika yang sangat, sangat berharga. Maka, saya berharap, semoga talenta intelektualnya yang begitu melimpah bisa menemukan lahan yang lebih subur untuk membuahkan banyak kebaikan bagi gereja.

    Jangan putus asa kawan-kawan, karena Kerajaan Allah bersemayam di balik segala hal.

    Semoga teman-teman di FTh UKSW bisa makin rukun dan menciptakan banyak sinergi yang berenergi kebaikan tinggi.

    Salam hangat,
    SRch

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s