CH (271): Suara “Raja” dalam Pemilihan Rektor

Mari sejenak rehat dari wacana suksesi kepemimpiann Universitas Kristen Satya Wacana 2013, dan melirik rencana pergantian rektor di Universitas Gadjah Mada (UGM), yang mungkin akan berlangsung bulan depan (Maret). Di UGM, kandidat yang mendapat suara “raja” akan memiliki kans sangat tinggi menjabat rektor.

Rektor UGM 2007-2012  Prof. Ir. Sudjarwadi, M.Eng., Ph.D., akan menyelesaikan kepemimpinannya bulan Mei nanti, maka menurut Pasal 45 Ayat (1) Keputusan MWA UGM nomor 12/SK/MWA/2003 tentang Anggaran Rumah Tangga UGM, pemilihan rektor (Pilrek) harus berlangsung selambat-lambatnya 3 bulan sebelumnya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 153 Tahun 2000 Tentang Penetapan UGM Sebagai Badan Hukum Milik Negara, Majelis Wali Amanat-lah (MWA) yang memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan Pilrek tersebut. Tidak hanya itu, MWA juga memiliki otoritas untuk memilih dan memberhentikan rektor UGM (Pasal 10, PP No. 153/2000).

Dalam PP No. 153 tersebutlah diketahui adanya suara “raja” yang dimiliki oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Pasal 9 (10) mencatat, “…Dalam pemilihan Rektor anggota dari unsur Menteri memiliki 35 persen hak suara dan semua hak suara”. Jumlah MWA UGM sendiri ada 23 orang,yang terdiri atas unsur menteri, masyarakat umum, senat akademik, rektor, dan masyarakat universitas. Hal itu menunjukan bahwa siapapun yang mampu memperoleh suara “raja” tentu memiliki kans tinggi terpilih menjadi rektor UGM.

Sebagai otoritas tertinggi pemilihan rektor UGM, lalu apa harapan MWA dalam suseksi kepemimpinan UGM kali ini? Berikut harapannya, “…MWA berharap nantinya akan terpilih rektor yang bisa melakukan tugasnya dalam mengawal pelaksanaan proses transisi UGM dari PT BHMN menjadi perguruan tinggi milik Pemerintah yang otonom. Selain itu, diharapkan Rektor yang terpilih nanti adalah seorang yang visioner, yang mampu menjawab tantangan dan peluang yang dihadapi UGM pada tahun-tahun mendatang. Diharapkan pula Rektor yang baru nanti mampu “ngemong”, menyatukan dan mengkoordinasikan 18 fakultas yang ada di UGM sebagai potensi untuk menjadikan UGM sebagai universitas yang diakui di tingkat dunia”. (sfm).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s