CH (News Edition): Tanah Asrama UKSW Jadi Sengketa

ARGOMULYO- Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) meminta pengadilan menetapkan bangunan dan tanah seluas 10.408 meter persegi di Jalan Kartini 11A, sah sebagai milik mereka.

Di tempat tersebut kini berdiri asrama mahasiswa, poliklinik, sejumlah fasilitas serta perumahan milik UKSW. Perkara itu kini masih disidangkan PN Salatiga. Hari ini akan digelar lanjutan sidang dengan agenda pembacaan duplik dari tergugat. Sebagai penggugat adalah YPTKSW, yang diwakili kuasa hukum Maryanto, Slamet Priyanto, dan Dwi Heru Wismanto.

Mereka menggugat 20 pihak yang merupakan ahli waris almarhum Soemadji Nitisemito, pemilik lahan sebelumnya, serta Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Salatiga.

Dalam salinan surat gugatan diungkapkan, masalah itu bermula dari jual beli antara Soemadji Nitisemito dengan YPTKSW, pada 30 Juli 1965.  Proses dilakukan di hadapan camat Salatiga saat itu. Meski jual beli telah dilakukan, tidak dilanjutkan proses balik nama, sehingga dalam buku tanah masih atas nama Soemadji. Alasannya, situasi saat itu di luar batas kemampuan YPTKSW, yaitu terjadi pemberontakan PKI, sehingga balik nama terhambat beberapa surat pendukung yang hilang.

Walaupun begitu, selama Soemadji dan sang istri Chasinah masih hidup, penguasaan lahan yang lalu didirikan banyak bangunan, tidak pernah bermasalah. Soemadji meninggal pada 1978, disusul istrinya tiga tahun kemudian. Tahun 1996, ketika YPTKSW hendak kembali mengurus proses balik nama, ternyata ahli waris Soemadji tidak bersedia membantu. Mereka masih menganggap tanah sengketa tersebut masih sah menjadi miliknya.

Saling Menggugat

Musyawarah yang dilakukan kemudian tidak mencapai mufakat. Bahkan para ahli waris beberapa kali mengajukan gugatan ke pengadilan, meski ditolak. Dikarenakan ketiadaan mufakat itu, maka kasus tersebut dibawa ke pengadilan agar mendapat kepastian hukum.

Komaruddin Nur, kuasa hukum Nusjirwan Soemadi Nitisemito (tergugat dua) dan Andi Rasyaf Soemadi (tergugat enam) menyatakan sebagian dari ahli waris telah meninggal, sehingga gugatan dialamatkan kepada anak-anak mereka. Dalam perkara itu, dia mengakui para ahli waris tidak satu suara. Sebagian menerima proses jual beli, sebagian lainnya menolak.

’’Kami akan melakukan perlawanan dengan bukti-bukti baru, seperti dalam akta jual beli, ternyata tidak ditandatangani penggugat, tergugat atau Agus (orang yang diberi kuasa dalam jual beli). Hanya ada tanda tangan camat dan petugas PPAT saat itu,’’ urainya.

Dia menuturkan, pada 1998, 12 ahli waris mengajukan gugatan ke PN Salatiga tapi tidak diterima (niet ontvankelijke verklaard). Penyebabnya antara lain batas-batas objek tanah yang tidak jelas. Gugatan kembali dilayangkan pada 2000, kali ini oleh hanya dua ahli waris yaitu Zaenal Arief dan Firman Lesmana. Gugatan kali ini kembali tidak diterima.

Anehnya, YPTKSW malah mengajukan banding dan kasasi yang putusannya menguatkan PN Salatiga. Kemudian Zaenal dan Firman ganti mengajukan peninjauan kembali. Putusan yang dikeluarkan pada 2009, gugatan juga dinyatakan tidak diterima. (J21,H32-75).

sumber berita: suaramerdeka.

One thought on “CH (News Edition): Tanah Asrama UKSW Jadi Sengketa

  1. BEGINILAH KALAU SUDAH MENGENAI HARTA (MAMON) SEMUA TUJUAN MULIA UNTUK MISSI PENDIDIKAN UKSW TERGERUS OLEH ZAMAN MATERIALISTIS & KAPITALISTIS. APA TAK ADA LAGI JALAN MUSYAWARAH SOAL SENGKETA TANAH INI. PIHAK YAYASAN JUGA HARUS KONDUSIF KARENA UKSW ADALAH LEMBAGA PENDIDIKAN YANG PERLU SUPPORT BAIK MATERIAL, PHISIK DAN JANGAN CUMA DUKUNGAN DOA SAJA, WALAUPUN INI HAL PRIORITAS YANG DIDAHULUKAN. KOQ BEGINI JADINYA TUNTUT MENUNTUT, PASTI INI SOAL MAMON KARENA HARGA TANAH DIPOSISI STRATEGIS YANG MAKIN MAHAL ATAS LOKASI ASRAMA SEKARANG. ATAU ADA INVISIBLE INVESTOR YANG TERLIBAT???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s