CH (295): Pengakuan Iman St. J. Dongoran

Dalam kata sambutannya, Pimpinan Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Salatiga Pdt. Hotman T.M. Marbun, M.si., menyebutkan bahwa Buku, “Yesus Adalah Jawaban Hidupku” adalah credo atau pengakuan iman seorang Sintua (St) Johnson Dongoran. Hal itu tidaklah berlebihan, karena setelah membaca halaman demi halaman buku kumpulan kotbah tersebut, saya dapat merasakan pengakuan-pengakuan itu.

Satu kotbah yang beliau hantar pada 2 Desember 2011, berjudul “Yesus Jawaban Atas Persolana Keluarga” misalnya, berisi pengakuan iman St. J. dongoran akan kekuatan kuasa Tuhan Yesus dalam kehidupannya. Teriakan St. J. Dongoran memenggil “Tuhan Yesus! Buat aku tetap sadar Tuhan”, saat ia mengalami stroke pada awal-awal tahun 2011, dijawab Tuhan. Dalam kesaksian beliau, Tuhan Yesus membantu melawan kantuk, sehingga semua tindakan medis, baik di Rumah sakit Umum Daerah Salatiga dan Rumah Sakit Elisabeth Semarang, dapat berjalan dengan baik.

Selain berisi kotbah-kotbah yang pernah disampaikan oleh St. J. Dongoran selama 25 tahun (1986 – 2011) menjadi pelayan Sintua di HKBP Salatiga, ada juga cerita pendek serta sejumlah puisi. (sfm).

Catatan: Saya menemukan buku ini di Perpustakaan UKSW. Dari halaman kedua dari sampul belakang, saya ketahui buku tersebut adalah hibah dari penerbit, Aneka Warna Pelangi. J. Dongoran, S.E., M.B.A., tercatat sebagai dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana.

2 thoughts on “CH (295): Pengakuan Iman St. J. Dongoran

  1. hahahaha…

    nice…

    i think it’s no problem.
    karena sebenarnya banyak orang yg terlalu eksklusive diri terhadap agamanya sehingga orang2 butuh sebuah cerita yg bisa membuka wawasan dari cerita kesaksian iman hidup Amang Dongoran.
    saya malah melihat ini sangat penting untuk di baca, selain membaca kesaksian melainkan jg membaca inilah hidup yg sesungguhnya. bukan idealismenya Iman yg pd saat belakangan hari ini, iman sudah mulai di pertanyakan.
    sehingga Iman harus di dukung melalui kesaksian2 hidup seseorang….

    salam…

  2. Sepintas Renungan:
    Ketika Saya membaca buku Bpk. Johnson Dongoran ini dalam benak Saya berkata, dimana Saya harus mencari Tuhan…?
    Kalo kita menelusuri jejak iman saat ini tidak seperti zaman dahulu, zaman dahulu orang lansung melihatnya sendiri atau mengalaminya dalam bertemu dengan Tuhan, zaman sekarang justru mempertanyakan keberadaan Tuhan. Salah satu bukti yang masih tersisa adalah dari kitab suci, dan bagaimana orang bisa tahu tentang Tuhan ya dengan melihat kembali Kitab Suci, kitab suci yang terdapat ayat-ayat inilah yang membantu untuk menjelaskan tentang Tuhan, tetapi setelah diteliti lebih jauh semua penjelasan tersebut hanya sebatas pada sifat-sifat Tuhan. Tuhan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata karena kata-kata hanya bisa menjelaskan suatu wujud yang berada pada ruang dan waktu, sedangkan Tuhan melampaui ruang dan waktu. Ini sama seperti menjelaskan bagaimana rasanya jatuh cinta atau fall in love, tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan “rasa” ketika kita sedang berada dalam keadaan tersebut. Tetapi “rasa” tersebut bisa membuat kita dapat merasakannya. Begitu juga Tuhan, tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkanNya tetapi bisa kita rasakan didalam hati. Hati adalah jembatan yang menghubungkan jalan kita dengan Tuhan. Melalui hati, kita mendekat kepadaNya, kita dapat menuju kepada Dia (Tuhan) dengan penuh Cinta dan Kasih Sayang. Dalam Yeremia 29:13 : “apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati”. Pada suatu saat kita mulai menjadi dewasa dalam iman, dan merasakan ada ruang kosong dalam hati kita yang tidak bisa diisi oleh apapun selain Tuhan, kita ini ibarat sebuah ruang yang kosong perlu untuk disi. Ketika kebutuhan untuk mengisi ruang kosong dalam hati ini begitu mendesak, dan saat kita menyadari bahwa tidak ada alternatif duniawi apapun yang dapat dipakai untuk menutupi kekosongan itu, disinilah proses mencari Tuhan pun terjadi.
    Apakah Tuhan sulitkah untuk ditemukan?. Sebenanrnya tidak, Tuhan mengasihi kita sebagai makluk ciptaanya, karena begitu mengasihi sehingga Dia mau mengorbankan Yesus Kristus Anak-Nya sendiri, agar kita yang percaya pada Anak itu tidak binasa, tetapi memperoleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Ada erkataan Yesus seperti : “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”(Yoh 4:16) , ada juga “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.(Yoh 10:9), “Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” (Yoh 10:25-26). Artinya, dengan menerima Yesus sebagai juru selamat pribadi kita, maka Tuhan akan begitu dekat, begitu nyata dalam hidup kita.
    Dibutuhkan iman untuk mengerti, iman sebesar biji sesawi sekalipun akan memberikan kuasa yang besar. Karena itu kita dituntut untuk tidak mengeraskan hati dan memberi kesempatan diri kita untuk mengenal Tuhan, dan ini dibutuhkan dengan yakin dan berkomitmen. Apa yang dialami dan di rasakan oleh Bpk. Johnson Dongoran, dalam menyaksikan dan membuktikan sendiri bagaimana Tuhan itu dekat dalam kehidupannya.
    Banyak dari kita sering lupa dan tidak meluangkan sedikit waktu untuk Tuhan, karena berusaha untuk mengejar waktu yang lain demi uang, kehormatan, ketenaran, sehinggah untuk waktu dengan Tuhan itu sedikit. Bagaiman jika Tuhan itu sibuk, maka kita pasti akan bersikap lain kepada Tuhan. Dalam Tuhan(Kristus) ada sukacita berlimpah, pengharapan tanpa putus, kasih karunia tanpa henti, dan keselamatan abadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s