CH (Special Reflection): Jangan Melarikan Diri

Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan (Yunus 1:3)

Pdt. Em. Sutarno

Kisah Nabi Yunus yang tidak mau menjalankan perintah Tuhan, dan yang kemudian ditelan ikan besar sebagai hukumannya itu, tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Secara spontan mungkin kita akan berkata, “Yunus memang keterlaluan. Diperintah Tuhan kok berani membangkang dan malah melarikan diri. Padahal perintah Tuhan itu sangat baik. Jadi, sudah selayaknya dia dihukum!” Adapun motif atau alasan pembangkangan Yunus itu ialah ketidakrelaannya kalau Allah mengampuni orang-orang Niniwe yang sangat berdosa itu, karena menjadi sadar oleh seruan dan teguran Yunus seperti diperintahkan-Nya. Orang yang sudah sangat banyak dan besar dosanya harus dihukum, bukan diberi kesempatan untuk bertobat dan mendapatkan pengampunan.

Tetapi reaksi kita yang menyalahkan Yunus itu sebenarnya berlaku pula untuk diri kita sendiri, yang sebenarnya sering telah berpikir dan berbuat seperti Yunus, meski mungkin dengan alasan yang berbeda. Kita mengetahui adanya perintah Tuhan untuk kita lakukan, misalnya memberikan perhatian dan pertolongan kepada sesama, atau mengingatkan dan menunjukkan kesalahannya, namun kita membangkang untuk melakukannya, dengan berbagai alasan dan dalih. Adapun alasan kita itu mungkin karena merasa tidak punya waktu, atau tidak mampu, atau takut perbuatan itu akan merugikan diri sendiri, dan sebagainya, dan seterusnya. Apa pun alasan kita, penolakan untuk melaksanakan perintah Tuhan yang jelas-jelas kita ketahui, karena telah dinyatakan dalam hukum-hukum-Nya, pada hakikatnya merupakan perbuatan pembangkangan kepada Tuhan, seperti dilakukan Yunus. Dan perbuatan semacam itu pasti tidak menjadi perkenan-Nya!

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata, “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku, “Ini aku, utuslah aku!”
—Yesaya 6:8

Catatan: renungan ini ditulis oleh Pdt. Em. Sutarno, dalam KristusHidup.com, pada hari Senin, 5 Maret 2012. (sfm).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s