CH (317): Tidak Sekedar Berdoa…

Tuhan mengajarkan kita untuk selalu berdoa kepada-Nya, baik dalama masa senang, terlebih saat masa kesesakan dikehidupan kita. Saat kita jatuh dalam kehidupan pekerjaan kita (bangkrut ataupun kena pemutusan kerja), ataupun saat keberhasilan dalam pekerjaan, kita selalu diingatkan untuk memuji dan berdoa dalam nama-Nya. Lalu, apakah doa cukuplah doa?

Sebuah doa yang indah, dengan susunan kata-kata yang mempesona, sangatlah enak untuk didengar. Namun kadang doa yang terucap indah itu, hanya sebatas bibir saja. Ambil contoh sederhana, ketika kita berdoa sebelum bekerja, kita pasti mendoakan agar diberikan bimbingan Tuhan dalam langkah kerja. Lalu, kenapa masih saja ada pekerja ataupun pimpinan yang menjauh dari keinginan doa itu? Kenapa mereka masih membuat kebijakan yang menyakiti ataupun tidak sesuai dengan keinginan bimbingan Tuhan? kenapa masih ada saja pekerja yang melanggar larangan-Nya saat bekerja, seperti misalnya korupsi? Kenapa?

Ya, karena kita masih memahami doa hanya sebatas bibir saja, namun alpa untuk melakukannya dengan sungguh-sungguh. Jika dalam doa, kita meminta bimbingan Tuhan, itu berarti kita patut mengerti apa itu keinginan Tuhan terlebih dahulu. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s