CH (327): Pejabat Salatiga Ikut PON

Perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Tahun 2012 yang berlangsung di Provinsi Riau, baru saja usai. Pesta penutupan berjalan meriah di Stadion Utama Riau, 20 September 2012. DKI Jakarta tampil sebagai Juara Umum, sedangkan Kontingen Jawa Tengah (Jateng) harus puas dengan finis diurutan ke-4.

Kontingen Jateng yang berjumlah 482, terdapat 41 atlit asal Kota Salatiga. Sebelum berangkat, atlit-atlit tersebut dilepas oleh Walikota Salatiga Yulianto di rumah dinas. “Saya bangga, sangat banyak atlet Salatiga yang akan membela Jateng dalam PON nanti. Ini adalah buah perjuangan, kerja keras, dan prestasi semua pihak,” ujar Wali Kota Salatiga Yuliyanto, seperti dikutip Suara Merdeka.

Tidak mau kalah dengan Walikota, rupanya semangat para “pembesar” Kota Salatiga terhadap para atlet yang berjuang di PON, juga besar. Itu terbaca dari rencana sejumlah pejabat yang berkeinginan untuk berangkat ke Riau guna memberikan dukungan. Berikut di bawah adalah foto dari lembar Koran Jawa Pos berjudul “Pejabat Ikut ke Riau”, yang di-tag Mas Dhinar, Wartawan Jawa Pos, ke Saya, pada 6 September 2012.

Rupanya Mas Dhinar men-tag foto itu juga kepada, diantaranya Yakub Adi Krisanto, Surya Yuli Sulatio, Akhmad Ilham Nafia, dan Ahmad Alex Mufid. Kontan saja, sejumlah komen masuk mengomentari foto tersebut. Berikut diantara sejumlah komen yang masuk.
Akhmad Ilman Nafia duh………..pejabat po pengerat nih

Mukarom Aktifis ikuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut

Yafet Rissy Lumayan nambah uang saku and kuitansi fiktif

Reza Oblonk Ÿª♌ƍ mau ikt… Jangan lupa ajak keluarga…

Surya Yuli Sulatio Reza ki piye, masak ajak keluarga… Simpenan tau….!!! Wkakka….

 

Demikian reaksi dari para komentator. Tidak saja yang di-tag, bahkan mereka-mereka yang tidak di-tag pun ikut berkomentar. Ini bisa terjadi karena mungkin setting akun Mas Dhinar terbuak, ataupun mereka-mereka yang tidak di-tag melihat di dinding akun yang di-tag.

Secara simpulan, kebanyakan komen bernada negatif terhadap isi berita. Mungkin begitulah nasib jadi pejabat, harus siap mendapat komentar negatif dari masyarakat. Itu berarti pejabat sebenarnya tidak perlu alergi jika dikometari negatif oleh masyarakatnya sendiri. Karena bisa jadi, itu adalah masukan yang baik untuk memperbaiki diri. (sfm).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s