CH (Special Note): Peran Pabrik Gula Dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah

1Sutiono GunadiOleh : Sutiono Gunadi

Pada tahun 1800-1900 an, gula Indonesia menjadi komoditi yang mendunia, diawali dengan penguasaan perdagangan gula oleh pedagang-pedagang Cina, salah satu yang paling terkenal adalah Oei Tiong Ham Concern, dilanjutkan oleh penjajah Belanda dan sejak era kemerdekaan pabrik gula dikelola oleh pemerintah Indonesia melalui PT Perkebunan (PTP) dan kini oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Beberapa produk yang menjadi andalan pabrik gula tua, khususnya yang banyak berada di pulau Jawa menghasilkan produk gula putih kristal dan gula tetes, keduanya menggunakan bahan baku dari tanaman tebu.

Ke dua produk ini sekarang harus bersaing keras dengan gula impor maupun gula lokal yang banyak beredar di pasaran.  Bicara tentang peran pabrik gula dalam meningkatkan ekonomi daerah, ada dua faktor yang dapat dikembangkan, yaitu pemasaran produk pabrik gula dan pemasaran wisata pabrik gula.

Pemasaran Produk

Produk pabrik gula yang saat ini lebih banyak dipasarkan melalui pasar tradisional maupun melalui distributor gula, dan masih sangat tergantung pada masa panen tebu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut guna pengembangan bahan baku, pengembangan hasil  produk dan pemasarannya.

Guna meningkatkan kualitas dan mutu tebu perlu penelitian yang memadai untuk tanaman tebu yang menjadi bahan baku gula. Untuk itu perlu dilakukan kerja sama dengan pihak pendidikan tinggi, khususnya fakultas pertanian. Pembibitan tebu bersama penduduk sekitar perlu terus ditingkatkan, agar makin banyak penduduk yang berminat menanam tebu, salah satunya dengan menerapkan pola bagi hasil yang saling menguntungkan.

Produk yang menjadi andalan saat ini berupa gula putih kristal dan gula tetes perlu ditingkatkan skala pemasarannya, juga perlu dilakukan penelitian guna mendapatkan diversifikasi produk yang lebih dapat diterima pasar. Bila pemasaran saat ini hanya melalui pasar tradisional dan koperasi, perlu dikembangkan produk-produk baru yang dikemas lebih menarik agar bisa masuk ke pasar modern (super market atau mini market).

Proses produksi pabrik gula juga perlu ditingkatkan dengan menerapkan standar manajemen mutu (ISO 9001), mendapatkan sertifikasi SNI untuk produk-produknya serta mendapatkan sertikat halal seperti yang dipatok oleh Kementerian BUMN.

Pabrik gula tua, sebagai contoh PG Ngadirejo di Kediri yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara X ternyata mampu mentargetkan laba yang sangat signifikan di tahun 2012 yaitu senilai Rp. 126 milyar dan mencapai tingkat rendemen tertinggi.  PG Ngadirejo mampu membukukan laba mulai tahun 2008 Rp. 13.5 milyar, tahun 2009 naik menjadi Rp. 18.5 milyar. Tahun 2010 laba menjadi Rp. 87.4 milyar dan pada tahun 2011 berhasil meraup laba  Rp. 111 miliar.

Total produksi PG Ngadirejo saat ini mencapai 727 ribu kuintal dan mencapai tendemen 8.69 persen. Unjuk kerja yang bagus ini dicapai dengan perpaduan sisi budi daya tebu dan pengolahan di pabrik. Sistem ini memungkinkan terjadinya peningkatan produktifitas dan sekaligus meningkatnya kepercayaan antara petani tebu dan manajemen pabrik.

Pada peringatan satu abad (1912-2012) PG Ngadirejo telah diluncurkan buku berjudul “Seabad Pabrik Gula Ngadrirejo Menepis Keraguan Menggapai Keberhasilan”. Buku tersebut memuat sejarah pendirian dan perkembangan pabrik gula sejak 1912 hingga 2012.

Pada kesempatan yang sama, juga telah diresmikan monumen tebu emas di halaman lokasi pabrik, guna memperingati seabad pabrik gula tersebut. Saat ini PG Ngadirejo memiliki luas lahan tanam tebu seluas 24.000 hektar.

Pemasaran Wisata

Disamping memasarkan produk hasil pabrik gula, ada satu faktor yang perlu disadari dapat meningkatkan ekonomi daerah adalah peluang memasarkan lokasi pabrik gula yang masih didominasi bangunan kuno, mesin-mesin kuno , rumah dinas yang masih terawat rapi, kereta api uap untuk membawa tebu dari kebun ke pabrik serta acara tradisional pada masa panen tebu, sangat tepat bila dikemas menjadi sebuah paket wisata.

Paket wisata sejarah pabrik gula akan menarik para wisatawan bila dilengkapi dengan museum gula, resto yang bersih dan menyajikan kuliner khas deerah setempat, tempat-tempat penjualan oleh-oleh khas daerah dan cindera mata khas daerah, yang dapat melibatkan kreativitas penduduk di suatu daerah.

Ekonomi daerah akan terpacu dengan sendirinya, bila makin banyak peluang bisnis baru di daerah tersebut  yang menunjang paket wisata sejarah pabrik gula. Dengan banyaknya peluang bisnis tentunya akan mengurangi tingkat pengangguran, karena banyak putra daerah yang dapat dengan mudah mendapatkan lapangan pekerjaan.

Selain menjadi karyawan pabrik gula, penduduk dapat diberdayakan dengan membuka resto, kios-kios cindera mata mengembangkan sentra-sentra kesenian (baik tari, patung, lukisan maupun pengemasan acara tradisional). Peluang bisnis lainnya adalah membuka penginapan dari skala losmen hingga hotel, serta penyediaan sarana transportasi seperti bis, mini bus, mobil, sepeda motor bahkan sepeda tua.

 Kesimpulan

Peran pabrik gula dalam meningkatkan ekonomi daerah sangat nyata dengan  mengurangi tingkat pengangguran dengan melibatkan banyak tenaga kerja di pabrik gula maupun di sektor wisata pabrik gula.

Bila sentra-sentra ekonomi bergerak pada suatu daerah, maka otomatis akan meningkatkan dan memperlaju perputaran roda perekonomian pada suatu daerah. Perputaran ini akan makin laju bila makin banyak peluang bisnis yang berhasil dikembangkan.

Meski masih menggunakan mesin-mesin tua, asalkan dikelola dengan manajemen yang baik, maka akan meraup perolehan laba yang signifikan. Gunakan semua daya kreativitas guna memajukan peluang bisnis yang sudah ada di depan mata. Bila sebuah sentra bisnis mampu meraup laba, tentu akan mampu meningkatkan ekonomi daerah.

(sfm).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s