CH (352): RIP Brotosemedi…

Brotosemedi

Foto Pdt. (Em). Brotosemedi Wiryotenoyo, S.Th.

Brotosemedi Pamerdi Giri Wiloso

Pamerdi Giri Wiloso, salah satu putra mendiang Pdt. (Em). Brotosemedi.

Telah dipanggil Allah Bapa di Surga, Pdt. (Em). Borotsemedi Wiryotenoyo, S.Th., dalam usia 83 tahun, pada hari Senin, 27 Mei 2013, di Salatiga. Selama hidup, alumnus Sekolah Tinggi Teologi Jakarta tersebut, pernah mengajar di Universitas Kristen Satya Wacana.

Berikut sejumlah kutipan dari Biografi Tokoh GKJ Seri 4, “80 TAHUN PENDETA BROTOSEMEDI WIRJOTENOJO, Selembut Sutera Sekeras Baja”. .

BrotosemediBrotosemedi menerima panggilan untuk melayani jemaat Tuhan di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kebume dan GKJ Gombong, pada tahun 1962. Namun beliau lebih memilih menerima panggilan di GKJ Gombong, dengan alasan sederhana, “Bukankah belajar (melayani) itu sebaiknya dimulai dari yang kecil?”.

Pada tahun 1965, Majelis Gombong meluluskan Pdt. Brotosemedi, memenuhi panggilan Satya Wacana untuk mengajar mata kuliah Agama Kristen dan Filsafat Manusia di berbagai fakultas yang sudah dimiliki. Namun pada tahun 1966, Pdt. Brotosemedi mempunyai tugas utama untuk merintis pembukaan Fakultas Theologia. Tugas ini tidak mudah karena di Yogyakarta sudah ada Sekolah Tinggi Theologia Duta Wacana. Pdt. Brotosemedi mulai merancang matakuliah-matakuliah yang akan disajikan dan masing-masing pengampu di masing-masing semester di Fakultas Theologia jenjang Sarjana Muda.

Pada tahun 1969, dibukalah Fakultas Theologia Satya Wacana, dengan Pdt. Brotosemedi sebagai dekannya yang pertama. Untuk tampil sebagai guru yang baik bagi mahasiswanya, Pdt. Brotosemedi dalam kuliah-kuliahnya senantiasa memberikan kebebasan kepada mahasiswanya untuk menggunakan nalarnya tanpa takut berbeda pendapat dengan dirinya. Sebagai seseorang yang disampiri jabatan sebagai seorang pendeta, Pdt. Brotosemedi tidak pernah lari dari tugas kenabiannya.

Setelah Fakultas Teologia mencapai usia genap beberapa tahun, Pdt. Brotosemedi mendapat kesempatan (tugas) untuk study lanjut bidang doctor teologi di Vrij Universiteit Nederland, suatu universitas tua yang memiliki tradisi pendidikan teologi yang sangat handal. Walaupun program Doktoral tersebut tidak sampai terselesaikan, namun tidak membuat Pdt. Brotosemedi patah di tengah jalan. Buah renungan dan arus pemikiran yang sedianya dituangkan dalam disertasinya secara sistematis sering dikemukakan dalam sajian seminar-seminar, baik di dalam maupun di luar kampus. Bahkan ada sebagian yang kemudian dijadikan sebagai dasar dari Pokok-Pokok Ajaran GKJ. Sejarah membuktikan bahwa buah pemikiran dan permenungan Pdt. Brotosemedi tidak pernah menggoncangkan iman gereja. (sfm).

[Foto: Gerson A. Sigilipoe]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s